[REVIEW] Baby And Me


Watch Out! Share This Articles With Adding “Taken From: wldofficial.wordpress.com

@We_LoveKDrama

@We_LoveKDrama

Judul: Baby And Me

Genre: Sedih, Komedi

Rate: ★★★★★

Pemain:

  • Jang Geun Suk »Han Joon Soo
@We_LoveKDrama

@We_LoveKDrama

  • Kim Byeol » Kim Byeol
@We_LoveKDrama

@We_LoveKDrama

  • Masoon Mun » Han Woo Ram
@We_LoveKDrama

@We_LoveKDrama

Review:

Film ber-genre komedi ini mengisahkan seorang anak umur 18 tahun bernama Joo Soo (Jang Geun-Seok) yang tiba-tiba harus menjadi ayah dari bayi Wooram. Nah loh, kebayang nggak sih kalo masih SMA udah jadi orangtua tunggal? Bikin tugas aja ribet apalagi ngurusin bayi!
Joo Soo lahir di keluarga yang kaya, anaknya ganteng, solider sama sahabatnya (si gendut dan si kurus) tapi sering bikin ulah. Inilah yang bikin orangtua Joo Soo sering ngomel-ngomel karena mereka sering dipanggil ke sekolah karena Joo Soo ketahuan merokok ataupun berkelahi dengan anggota geng.
Karena kegantengannya inilah dia jadi playboy dan banyak disukai cewek, termasuk seorang gadis imut bernama Byeol (Kim Byeol). Byeol adalah anak sulung dari keluarga sederhana yang memiliki 9 orang anak! Sebenernya Byoel pinter, pinter banget malahan, tapi dia memutuskan untuk berhenti sekolah gara-gara nggak tahan sama perlakuan guru dan teman-temannya dulu karena dia kelewat jenius. Pertemuan Byeol dan Joo Soo terjadi tidak sengaja di depan sekolah Joo Soo saat dia sedang berjualan makanan kecil. Gara-gara ngeliat Joo Soo akhirnya dia pengen sekolah lagi hha… love at the first sight.
Pada suatu hari, saat pulang sekolah, Joo Soo mendapati surat dari orangtuanya. Orangtua Joo Soo memutuskan untuk pergi dari rumah karena nggak tahan sama kelakuan anaknya. Selain itu, mereka mengambil seluruh kartu kredit dan meninggalkan sejumlah cek dalam jumlah yang sedikit untuk dipakai sehari-hari. Kesialan ini ditambah pula saat dia sedang berbelanja di supermarket, tiba-tiba saja dia mendapati seorang bayi berada di dalam trolinya!
Di dalam troli itu juga ditemukan sebuah surat yang menyatakan bahwa anak ini adalah anak kandung Joo Soo, tapi nggak dicantumkan siapa nama ibunya. Karena nggak bisa menemukan siapa yang menelantarkan bayi ini, terpaksa Joo Soo merawatnya. Menjadi ayah di usia 18 tahun bukanlah hal yang mudah, Joo Soo benar-benar menderita, selain harus mengurus sekolahnya dan juga merawat bayi Wooram, dia juga dihadapkan pada masalah finansial, karena uang yang dia punya cuma sedikit. Mau tidak mau, Joo Soo bekerja sebagai part timer sambil membawa Wooram. Walaupun sering diusir karena bawa bayi saat bekerja, untungnya masih ada orang yang mau menolongnya.

Untungnya Joo Soo merawat Wooram nggak sendirian, dia juga di bantu oleh Byeol. Si Byeol inilah yang ngasih tau cara ngurus bayi sama Joo Soo dan juga menyemangatinya agar tidak putus asa dalam menjalani cobaan yang sedang menimpanya. Nah, nasib apes kembali menyertai Joo Soo saat dia dipanggil oleh pihak sekolah. Dia diskros lagi gara-gara sering membuat sekolah tidak nyaman dengan kehadiran Wooram yang selalu dibawanya saat jam pelajaran sekolah. Joo Soo mah pasrah aja karena dia bener-bener sudah capek, tapi nggak untuk Byeol, dia malah berani menantang kepala sekolah untuk mengecek peraturan sekolah dan memang nggak ada larangan membaya bayi. Tapi tetep aja si Joo Soo diskors😦

Ditengah keputusasaannya, Joo Soo berniat untuk membuang Wooram. Tapi selalu gagal karena nggak tega lihat wajah lucu bayi ini. Pada suatu hari Joo Soo bertemu dengan seorang lelaki yang memiliki bayi. Dia juga berniat untuk membuang bayinya. Dia curhat sama Joo Soo kalau dia nggak siap punya anak di umur segitu (keliatannya si bapak, umurnya 30-an gitu). Nah, di saat yang bersamaan, ada seorang bapak lagi jalan sama anak bayinya. Dia single parent dan mengajak Joo Soo dan lelaki tadi untuk bergabung ke forum Daddy single parent. Tapi Joo Soo menolak.

Lengkap sudah kesialan Joo Soo. Ditinggal orangtua, nggak ada duit, diskors dan harus jaga menjadi seorang ayah. Dengan menangis dia menatap foto ayah-ibunya dan menyadari bahwa dia sudah membuat mereka kecewa dan sedih. Joo Soo baru menyadari betapa susahnya menjadi orangtua. Namun, pada akhirnya dia lega karena hasil pekerjaannya membuahkan hasil, dia dapet uang untuk membeli kebutuhan Wooram, tapi saat itu juga temennya, si gendut mendapat masalah karena nggak bisa bayar uang rumah sakit buat ibunya. Atas nama setia kawan, akhirnya Joo Soo memberikan uang hasil kerjanya sama si gendut. Untungnya masih ada sisa, paling nggak bisa beli susu doang.

Balik-balik ke rumah, Joo Soo dikagetkan atas kepulangan orangtuanya. Dan yang lebih kaget lagi sih adalah orangtuanya Joo Soo. Dengan menangis, Joo Soo mengakui kalau anak itu adalah anak kandungnya. Bukannya marah, orangtuanya malah bangga karena Joo Soo bisa menjadi anak yang bertanggung jawab.

Karena Wooram dijaga oleh orangtuanya, akhirnya Joo Soo bisa kembali bersekolah dengan tenang. Hubungannya dengan Byeol yang tadinya sering musuhan, sekarang udah baikan. Namun bencana dateng lagi waktu Joo Soo dapet kabar kalo Wooram masuk rumah sakit. Dengan khawatir Joo Soo bergegas ke sana. Waktu di rumah sakit, Wooram belum dilaporkan terjangkit penyakit apa, tapi tau-tau Joo Soo membentak ibunya karena waktu itu ibu Joo Soo lagi flu dan menuduh kalo ibunyalah yang menulari Wooram. Spontan saja ayah Joo Soo langsung menampar anaknya itu dan mengatakan kalau dia kurang ajar.

Di rumah, waktu ngambil barang-barang Wooram, Joo Soo menemukan diari ibunya. Dalam buku itu, ibu Joo Soo bercerita kalau dia sangat menderita saat anaknya mengidap penyakit paru-paru dan benar-benar khawatir atas kesehatannya. Joo Soo pun sadar kalau dia sudah menyakiti ibunya, akhirnya dia ke rumah sakit dan meminta maaf karena sudah membentak.

Semuanya berjalan begitu mulus, sampe suatu ketika si gendut mengajak Joo Soo minum di tepi sungai. Dengan sangat menyesal dia mengakui bahwa yang meletakkan Wooram di dalam troli adalah dia, dan juga sebenarnya Wooram itu adalah anaknya! What the hell!!

Joo Soo yang mendengar itu langsung marah dan memukul si gendut. Walaupun si gendut minta maaf tetep aja Joo Soo memukulnya. Semua itu si gendut lakukan agar Wooram mendapat kehidupan yang layak, si gendut kebingungan karena dia anak orang miskin, ibunya lagi sakit dan tiba-tiba pacarnya menitipkan anak hasil hubungan gelap padanya. Akhirnya nggak ada cara lain kecuali memberikannya kepada orang lain.

Setelah puas memukuli si gendut, Joo Soo kembali ke rumah sakit dan mengatakan kepada ibunya kalau orangtua kandung si bayi sudah ketemu. Untuk sesaat kehidupan Joo Soo kembali lagi, nggak ada lagi tangis si Wooram, nggak harus kocar-kacir minta ASI dan kerja part time. Tapi secara tidak sadar, Joo Soo sangat merindukan Wooram, tapi tetep aja dia jaim buat ngakuinnya.

Kembali lagi ke sekolah, dia mendapati si kurus dan Byeol yang datang memberitahu kalo Wooram mau diadopsi sama orang asing. Dasar si keras kepala, dia bilang nggak mau ngurusin masalah Wooram lagi karena dia ayahnya. Byoel yang emosi langsung teriak “Setidaknya kamu bisa melihatnya untuk terakhir kali. Orang tahu siapa yang paling dirindukan Wooram, dan kamupun tahu kalau kamu sangat merindukannya” dan alhasil kata-kata Byoel membuat Joo Soo sadar kalo dia sangat sayang sama tuh bayi walaupun bukan anak kandungnya. Secara diam-diam dia datang ke rumah si gendut dan melihat dari jauh Wooram untuk terakhir kalinya.

Keesokan harinya Byoel menghubungi Joo Soo dan mengatakan bahwa Wooram akan terbang ke luar negeri. Dengan tergesa-gesa Joo Soo mengendarai motornya, sampe-sampe menerobos bandara dan dikejar-kejar sama petugasnya. Di sana dia teriak-teriak “Wooram, jangan pergi. Aku ayahmu, jangan pergi!” cielaaa…

@We_LoveKDrama

@We_LoveKDrama

Source:

© http://ainpunyacerita.blogspot.com/2010/07/film-baby-and-me.html

Pos ini dipublikasikan di K-DID, REVIEW dan tag , , , , , . Tandai permalink.

Don't be silent reader, tulis komentarmu di sini ^^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s